Stud Bolt with Tommy Bar Hole Nut

Stud Bolt with Tommy Bar Hole Nut

Deskripsi: Stud Bolt with Tommy Bar Hole Nut

Dalam industri berat seperti minyak dan gas (oil & gas), petrokimia, serta konstruksi pipa, efisiensi dan keamanan sambungan flange adalah prioritas utama. Seringkali, lokasi pemasangan baut berada di ruang sempit yang sulit dijangkau oleh kunci pas standar (wrench) atau kunci hidrolik. Di sinilah Stud Bolt with Tommy Bar Hole Nut menjadi solusi vital. Jenis pengencang ini dirancang khusus dengan lubang pada sisi hex nut, memungkinkan teknisi untuk mengencangkan atau melonggarkan baut menggunakan batang besi sederhana (tommy bar) tanpa memerlukan alat berat yang rumit.

Apa Itu Stud Bolt with Tommy Bar Hole Nut?

Secara visual, komponen ini terdiri dari batang berulir penuh (full threaded stud bolt) yang dilengkapi dengan dua buah mur segienam (hex nuts). Fitur yang membedakannya adalah adanya lubang bor (drilled holes) pada setiap sisi datar mur.

Lubang ini berfungsi sebagai dudukan untuk memasukkan Tommy Bar (batang besi pengungkit). Desain ini memungkinkan mur diputar secara manual dengan memberikan daya ungkit (leverage) yang cukup, bahkan ketika baut tersebut dilapisi coating tebal seperti Xylan/PTFE untuk ketahanan korosi.

Keunggulan Menggunakan Nut dengan Tommy Bar Hole

1. Aksesibilitas di Ruang Terbatas

Pada instalasi pipa yang padat, seringkali tidak ada ruang ayun yang cukup untuk kunci pas besar atau impact wrench. Dengan lubang tommy bar, teknisi hanya perlu memasukkan batang lurus ke dalam lubang mur dan memutarnya sedikit demi sedikit.

2. Kemudahan Maintenance Manual

Fitur ini sangat berguna untuk maintenance darurat di lapangan di mana peralatan listrik atau hidrolik mungkin tidak tersedia. Desain ini juga mempermudah pelepasan mur yang macet karena karat atau cat yang menumpuk, karena gaya putar diaplikasikan langsung ke inti mur.

3. Keamanan Standar Industri

Sesuai dengan gambar teknis, dimensi lubang bor (Diameter Drill ‘E’) dan kedalamannya (To Drill Point ‘F’) dihitung secara presisi agar tidak mengurangi kekuatan struktural mur itu sendiri. Mur ini tetap mampu menahan beban tarik (tensile load) yang tinggi sesuai standar ASTM atau ASME.

Spesifikasi Teknis yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan gambar teknik yang dilampirkan, berikut adalah parameter penting saat memesan komponen ini:

  • Width Across Flats (A): Lebar kunci mur.

  • Thickness (C): Ketebalan mur (biasanya Heavy Hex Nut memiliki profil lebih tebal).

  • Tommy Bar Hole Diameter (E): Ukuran lubang bor harus sesuai dengan diameter batang pengungkit yang akan digunakan.

  • Jumlah Lubang: Umumnya terdapat satu lubang di setiap sisi face atau disesuaikan dengan permintaan (Typical Each Face).

  • WhatsApp Share

Produk Terkait